Mungkin sudah banyak yang tahu atau bahkan pernah pergi ke museum-museum di Jakarta. Kali ini saya mengunjungi beberapa museum di Jakarta seperti museum wayang, museum lubang buaya, dan masih ada lainnya yang akan saya paparkan dalam blog kali ini.

Buat saya pribadi belajar itu kapan saja dan bisa dimana saja, museum merupakan salah satu tempat yang menjadi pilihanku untuk belajar.

Mari kita mulai petualang kali ini di museum-museum yang ada di Jakarta;

Museum Wayang

Museum wayang ini lokasinya di area wisata kota tua deket banget sama cafe batavia.

Alt Text

Banyak sekali koleksi lukisan tokoh dalam perwayangan, alat-alat musik tradisional dan juga beberapa aneka jenis wayang.  

Jujur nih ya, sampai saat ini belum pernah menonton acara perwayangan secara live sekalinya pernah menonton itu semasa kecil dan itu pun di TV bersama mbah laki-laki dan mbah perempuan saya.  Dulu itu acara hiburan buat mereka dan sering sekali di ajak untuk menonton bersama.

Dalam museum ini ada wayang golek dan wayang kulit, bedanya itu kalau wayang golek wayang tiga dimensi yang terbuat dari kayu sedangkan wayang kulit bentuknya pipih dan terbuat dari kulit.  Biasanya jenis kulit kerbau maupun kambing yang digunakan.

Sedangkan photo dibawah ini merupakan koleksi alat-alat musik tradisional yang ada di museum wayang.

Tiket masuk ke museum wayang cukup terjangkau lho dan museum ini tutup setiap hari senin.

Opening Hours: 09.00 - 16.30

HTM: Rp 5.000,- per person


Museum Lubang Buaya

Pernah kesini waktu SD tapi namanya masa anak-anak hanya seneng saat tau mau jalan-jalan dari sekolah dan ngga tertarik untuk baca-baca keterangan sejarahnya. Tapi sekarang akhirnya buat blog jalan-jalan tapi juga sambil belajar.

Jujur, buatku dulu pelajaran sejarah itu membosankan tetapi semakin tumbuh besar mulai paham kalau kita tidak belajar sejarah negri sendiri bagaimana kita mau mencintai negri ini. Seperti pepatah bilang "Tak kenal maka tak sayang"

Dalam museum lubang buaya ini menceritakan sejarah tentang masa-masa gerakan pemberontakan.

Alt Text

Baru sekarang liat langsung lobang yang menjadi tempat dikuburkannya para Jenderal Besar Indonesia oleh PKI.

Proses pengangkatan jenazah dari dalam lobang ini dilaksanakan pada tanggal 4 oktober 1965 di mulai pukul 12.05 sampai 13.40 WIB.

Buatku belajar itu tidak akan pernah habis masanya dan setiap perjalanan atau jejak langkahku pergi setidaknya ada sedikit pembelajaran baru yang bisa di ambil.  

Opening Hours: 08.00 - 16.00

HTM: Rp 5.000,- per person


Museum Kesejarahan Jakarta

Alt Text

Museum ini deket banget sama museum wayang dan masih di dalam kawasan kota tua Jakarta. Ada apa sih di museum ini? Koleksi-koleksi di museum ini ada senjata, keramik, peta dan masih banyak yang lainnya.

Museum ini dulunya adalah balaikota kedua yang dibangun pada masa pemerintahan VOC, selain itu juga berfungsi sebagai dewan pengadilan, catatan sipil, dan tempat beribadah warga pada setiap minggu.

Ternyata ada beberapa tokoh nasional yang pernah ditahan dalam bangunan ini seperti Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, dan Untung Surapati.

Salah satu koleksi di museum ini, sebelah kanan itu botol keramik asal Jepang yang populer di Indonesia pada tahun 1650an (pada photo sebelah kanan).

Lanjut ke ruangan Pangeran Diponegoro, disini banyak sekali lukisan yang menceritakan kisah tentang Pangeran Diponegoro dan juga replika ruang kamar tidurnya.

Penjara Bawah Tanah

Dalam penjara inilah Cut Nyak Dien ditahan, disini lembab dan dingin. Boleh masuk kok kalau kalian mau tau seperti apa rasanya.

Penjara Khusus Wanita
Alt Text

Ngga cuma koleksi benda-benda saja tetapi di museum ini juga menceritakan sejarah kehidupan Batavia (kalo sekarang namanya Jakarta) pada tahun 1776 masa hindia-belanda.  Disini juga ada gambaran alam, bangunan-bangunan pada masa itu, hingga kehidupan lapisan masyarakatnya.

Indonesia itu punya banyak suku dan beragam budaya makanya bisa dibilang kalau Indonesia ini kaya sekali akan sejarah. Belum lagi sejarah akan perjuangan yang dulunya sebagai negara terjajah hingga akhirnya bisa merdeka.

Opening Hours: 08.00 - 15.00

HTM: Rp 5.000,- per person


Museum Nasional Indonesia

Alt Text

Pasti sudah banyak yang tahu dong sama museum yang satu ini, museumnya deket banget jaraknya dengan monas.  Seharian ini saya jelajah museum-museum di sekitaran Jakarta mulai dari museum sejarah, museum nasional dan next monumen nasional (monas).

Kalau di museum nasional ini saat kita baru memasuki pintu masuk dengan pilar besar terdapat peninggalan-peninggalan budha-hindu seperti arca-arca dan patung dewa - dewi.

Alt Text

Photo disamping merupakan koleksi dari provinsi sulawesi selatan, sulawesi tengah dan sulawesi utara antara lain ada Topi (terbuat dari daun pandan, rotan, mika dan katun), Suling dengkong-dengkong, Pemia (patung leluhur), Kalung manik-manik dan masih banyak yang lain tentunya.

Jadi pengen deh explore ke beberapa daerah di provinsi sulawesi gitu. Pokoknya nih ya, saya itu kalau habis lihat beberapa kekayaan budaya provinsi Indonesia dimuseum pasti langsung semangat buat jalan ke daerah tersebut.

Gedung berikutnya di Museum Nasional

Awalnya kirain museum nasional ini hanya sebatas gedung yang pintunya pilar itu aja tetapi ada gedung lain di sebebelahnya juga lho.  Koleksi-koleksinya juga beragam banget bisa dibilang lumayan banyak karna disini ruang pamerannya ada empat lantai.

Alt Text

Photo yang disamping ini juga salah satu dari sekian banyaknya koleksi di museum ini. Ada yang tau ngga ini apa??

Ini adalah genital cover untuk para wanita (mimika, papua barat) yang bahannya terbuat dari kulit kayu dan juga ada kulit kayu yang biasa digunakan sebagi tas, baju dan sejenisnya (tojo, sulawesi tengah).

Opening Hours: 08.00 - 16.00

HTM: Rp 5.000,- per person


Monas (Monumen Nasional)

Alt Text

Sekarang masuk monas harus menggunakan jakcard ini dan bukan hanya monas saja tetapi masuk ragunan (kebun binatang di Pasar Minggu) juga sudah ditetapkan masuk dengan Jakcard.  Kalau belum punya bisa langsung beli di loket tiket kok, selain itu jackcard ini bisa digunakan untuk naik transportasi busway antar Jakarta.

Apakah semua sudah tau dan saya yang ketinggalan info ya hahahaa soalnya udah lama banget ngga jalan-jalan ke monas dan masuk ke museumnya. Padahal dulu waktu jaman SMA karna deket monas sering banget mampir kesini.

Monumen Nasional (MONAS).

Di dalam area pelataran cawan ini selain ada peta NKRI juga ada lambang negara Indonesia yaitu Burung Garuda.

Peta NKRI

Beberapa diorama yang ada didalam museum monas.

Opening Hours: 08.00 - 16.00

HTM: Rp 5.000,- per person